Langsung ke konten
IGD 24 Jam 0813 8887 1709
WhatsApp
Kesehatan Anak • Waktu baca: 6 menit baca • Diterbitkan: 28 September 2026

Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Anak Rekomendasi IDAI Terbaru & Tips Pasca Vaksin

Ditinjau oleh Dr. Siti Rahayu, Sp.A Terverifikasi

Dokter Spesialis & Tim Medis Resmi RS Tiara Bekasi

Lihat Jadwal Praktik

"Pemberian vaksin tepat waktu melindungi buah hati dari risiko penyakit menular berbahaya. Simak panduan jadwal imunisasi IDAI serta cara menangani demam ringan pasca vaksinasi."

Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Anak Rekomendasi IDAI Terbaru & Tips Pasca Vaksin

Mengapa Imunisasi Sangat Penting bagi Buah Hati? Imunisasi merupakan salah satu ikhtiar kesehatan paling efektif dan terbukti secara ilmiah mampu mencegah berbagai penyakit infeksi berbahaya yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian pada anak. Melalui vaksinasi, sistem kekebalan tubuh anak dilatih untuk mengenali dan melawan virus atau bakteri sebelum patogen tersebut menyebabkan infeksi yang sesungguhnya.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) secara berkala memperbarui jadwal imunisasi nasional agar sesuai dengan perkembangan epidemiologi penyakit terkini.


Jadwal Vaksinasi Dasar Berdasarkan Usia Anak Berikut adalah ringkasan tahapan imunisasi wajib yang direkomendasikan sejak bayi lahir hingga usia 18 bulan:

  • Saat Lahir (0 Bulan):
  • - Hepatitis B (HB-0): Diberikan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah bayi lahir untuk mencegah transmisi vertikal dari ibu ke bayi.
  • - Polio 0: Diberikan melalui tetes mulut sebelum bayi dipulangkan dari fasilitas kesehatan.
  • Usia 1 Bulan:
  • - BCG: Perlindungan terhadap penyakit tuberkulosis (TBC) berat seperti meningitis TB.
  • Usia 2 Bulan, 3 Bulan, dan 4 Bulan:
  • - DTP-HB-Hib: Vaksin kombinasi untuk mencegah Difteri, Tetanus, Pertusis (batuk rejan), Hepatitis B, dan infeksi bakteri Hib penyebab radang selaput otak dan pneumonia.
  • - Polio Suntik (IPV): Memperkuat imunitas mukosa usus dan sistem saraf dari kelumpuhan polio.
  • - PCV (Pneumokokus): Mencegah infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae penyebab radang paru dan telinga.
  • - Rotavirus: Mencegah diare cair akut dan dehidrasi berat pada bayi.
  • Usia 9 Bulan:
  • - Campak-Rubela (MR/MMR): Mencegah infeksi campak yang dapat berkomplikasi pada radang paru serta sindrom rubela kongenital.
  • Usia 12 – 18 Bulan (Vaksin Booster):
  • - Booster DTP-HB-Hib, PCV lanjutan, Cacar Air (Varisela), serta Hepatitis A untuk memperpanjang durasi kekebalan tubuh anak.

Tips Mengatasi Efek Samping Ringan (KIPI) di Rumah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang paling umum adalah demam ringan (sumeng) dan kemerahan atau bengkak kecil di area suntikan. Orang tua tidak perlu panik:

  • Kompres Hangat/Dingin: Berikan kompres air biasa atau dingin di area bekas suntikan jika terlihat kemerahan atau nyeri.
  • Pemberian Obat Penurun Panas: Berikan parasetamol drops/sirup anak sesuai dosis berat badan yang dianjurkan oleh dokter spesialis anak.
  • Berikan Cairan / ASI Lebih Sering: Pastikan asupan cairan mencukupi agar anak terhindar dari dehidrasi saat suhu tubuhnya naik.
  • Kapan Harus ke Dokter?: Segera bawa anak ke Poli Anak RS Tiara Bekasi jika demam melebihi 39°C, anak tampak sangat lemas, muntah terus-menerus, atau menangis melengking tanpa henti lebih dari 3 jam.

Mengalami Keadaan Darurat Medis?

Segera hubungi tim gawat darurat dan ambulans siaga 24 jam RS Tiara Bekasi.

Hubungi 0813 8887 1709
Konsultasi Tatap Muka

Ingin Berkonsultasi Mengenai Keluhan Ini?

Dapatkan diagnosa akurat, terapi tepat, serta konseling kesehatan dari dokter spesialis kami di RS Tiara Bekasi tanpa antre lama.

Artikel Edukasi Terkait Lainnya